caDOKGi

Catatan Calon Dokter Gigi Stressss..!

Monthly Archives: May 2011

to : delima ku..

Yap sepertinya ini adalah perpisahan..

untuk kamu si delima ribu..

yang baru saya dapatkan di akhir taun lalu.

Bukan saya bosen dengan kamu, tapi…

saya ingin memaksimalkan fokus saya, untuk menjadi dkter gigi terlebih dahulu.

maaf ya…

Nanti saat saya ada waktu luang yang banyak dan tidak sibuk, janji, kita akan jalajalan lagi

dan memotret dengan hati riang..

hahaha.. T.T

maaf ya… kadang-kadang saya suka tidak peduli..

sekarang kamu tidur yang nyenyak dulu ya.. sampai nanti saya bangunkan lagi untuk bertualang bersama.

janji.

Advertisements

things to remember!

Jalani prosesnya.

nikmati semuanya.

Kegagalan dan kesalahan sering terjadi.

Tetap berusaha dan berdoa.

gagal. coba lagi.

Asal jangan berhenti dan tidak melakukan apa-apa sama sekali.

itu yang berbahaya.

DUIT!

saya baru merasakan apa arti duit buat saya, yang notabenenya anak kedokteran gigi.

Saya baru mengerti kenapa biaya ke dokter gigi itu mahal.

Karena ilmu itu mahal sodara-sodara! ya, ilmu kedokteran gigi itu mahal! (beserta tetek bengeknya)

————–

Coba tengok tetangga sebelah, si dokter umum(bukan spesialis lo ya) . Sekali dateng pasien bayar 20-50 ribu. Nah dokter gigi? Sekali dateng pasien minimal 100ribu, maksimal nya bisa jutaan.

Mau tahu alasannya???

Pasien yang kita datangkan untuk praktikum? ya kita bayar sendiri. Satu pasien bisa sampai 500ribu lebih (ditotal semua dari perawatan sampe ongkos ini itu). Coba itu dihitung kalo target pasiennya bisa lebih dari 20 orang aja…

Alat dan bahan yang kita gunakan, ini saya tidak tahu apa sama di semua tempat kuliah, yang pasti di tempat saya, setelah segala biaya praktikum yang kami bayar dan tetek bengeknya, masih juga di haruskan membayar bahan-bahan yang kami gunakan di klinik. sekali pasien masuk bisa 50 ribu itu habis, dikali berapa kali pasien yang kita masukan.

dan alat-alat seperti dental chair dan lain sebagainya itu saat kita akan buka praktek, bila di total, 100juta lebih kawan!

wew.

————–

*Hipnotis diri sendiri* Ini adalah investasi! Investasi! Nanti pasti balik modal kok!

4th rule

sudah 2 minggu saya ada di hutan ini. Berada diatas, dibawah, dan terombang-ambing semuanya sudah pernah saya rasakan.

ya, hanya dengan waktu 2 minggu.

Hoho, dulu saya sering mendengar keluhan senior saya disini, kalau ada 4 hal yang paling potensial menghambat kecepatan pekerjaan kita.

Dosen, pasien, kursi, dan niat.

harus ada 4 hal itu untuk bisa keluar dengan selamat sentosa dari hutan ini. haha. Tanpa semua itu, bahkan satu elemen tak ada semuanya tak bisa berjalan.

Dan saya sudah mengalami semuanya.

  • pasien bawa, niat maksimal, kursi dapat dan dosen yang tak kunjung datang. *nyanyi : hancur2 hatiku*
  • kursi banyak kosong, niat ada, dosen tiba-tiba datang, pasien yang lupa di bwa. *salto di dental chair*
  • niat ada, pasien bawa, dokter ada, kursi diserobot temen. *bakar kursinya*
  • yang paling parah pasien, kursi, dosen ada, kita udah lelah dan jenuh untuk melakukan kegiatanya…… *gantung diri*

Harus benar-benar banyak berdoa dan bersabar. bahkan ketika berhadapan dengan singa sekalipun. Lari tidak menyelesaikan masalah teman-teman. Kita harus tegar! ya tegar untuk berdiri menerima aumannya.

Bahkan ketika harus berhadapan dengan kesewenangan dan ketidak adilan. Besarkan hati, hadapi dengan senyuman.

Pada akhirnya kita harus menjadi pribadi yang teguh. Digembleng menjadi pribadi yang tahan terhadap keras nya gelombang kehidupan yang menghadang.

Dan saat akal sehat dan naluri untuk menyelesaikannya dengan cepat berhadapan satu sama lain, kepala ini mau pecah rasanya memilih satu diantara dua pilihan.

Seriously, in here, everything can happen. From the worst till the best. Everything can change ur plan. So still need the plan, but more importantly  We have to be ready any time, every time!

this is the 4th rule.