caDOKGi

Catatan Calon Dokter Gigi Stressss..!

pengakuan

oke ini pengakuan saya.

Kenyataan yang hanya bisa saya utarakan disini.

walaupun diluar sana mulut saya mengucap lain. Tapi inilah kenyataannya.

——————-

Mungkin aku selalu bilang sudah bisa melupakan kamu.

tapi entah kenapa, sampai saat ini menatap matamu pun aku masih ragu.

Takut, perasaan yang sama muncul lagi dan menyakiti lagi.

Masih cinta? Sejujurnya? entahlah. bisa iya bisa tidak.

Apa yang membuat saya tertarik padamu? Oke mari kita lihat lebih jauh.

Kamu pintar, kamu cantik, dan memiliki segalanya dalam hidupmu.

ya, jika cinta dikatakan hanya sebatas pandangan mata, kamu termasuk kategori ini.

Tapi beberapa bulan yang telah berlalu, semua nya berubah dari hanya sebatas pandangansemata.

Kita menjadi lebih dekat, dan aku yang salah menafsirkan kebaikanmu. maafkan aku untuk ini.

Aku melihat pertandanya, dan aku lah yang seharusnya mengerti untuk perlahan-lahan menjauh.

Tapi hati berkata lain, logika yang terbentang kokoh tak mampu lagi membendung perasaan.

buta lagi karena cinta. ya lagi dan lagi.

Terjerumus oleh sebuah nasihat, ramalan awalnya, yang belakangan aku tahu, menjerumuskanku kejurang sakit hati.

Olehmu.

Bahkan sampai detik ini, salah satu alasan aku tidak berbicara denganmu, ato lebih tepatnya enggan berbicara dengan mu,

karena aku takut perasaan itu kembali.

Aku marah? yaa.. karena aku bukan orang yang kau pilih.

Aku kecewa? tentu saja. Tapi salah rasanya bila aku melampiaskannya padamu.

terutama, karena ini bukan salahmu. Tapi aku, yang salah memposisikan diriku.

aku yang terlalu marah, dengan diriku sendiri, dengan diriku sendiri, yang penuh dengan kekurangan ini

sehingga kau bahkan tak memilih ku diakhir semua nya.

aku ingin tertawa rasanya mengingat lagi semua ini dan menuliskannya.

Jujur saja, kamuflase yang kubuat didepan teman-teman bahwa aku sekarang dekat si A dan si B.

hanya untuk mengelabui diriku sendiri, bahwa perasaan untukmu itu masih ada.

Bahkan sejak pertama kali kita bertemu. perasaan yang sama.

Heyyy..bagaimana caraku untuk keluar dari kemelut ini?

agar aku tidak lagi membencimu karena alasan yang salah,

agar aku memaafkan diri dan tidak terbelit lagi dengan mu.

Pergi yang jauh?? tidak mungkin tentusaja, karena nasib membuat kita selalu berdekatan.

apa yang harus kulakukan? :)))

pertanyaan yang sebenernya jawaban nya sudah aku ketahui. Tapi menolak untuk kuterima.

Hahhhh…

mungkin hanya dengan tulisan ini, aku berharap bisa mengunci semuanya. Semacam pengakuan yang kubuat untukmu. dan untuk ku. meletakkan akhir dari semuanya. aku harap.

karena aku tak ingin membenci diriku lagi, karena semua kekurangannku ini. :)

yap. selamat tinggal masa laluku. :)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: